Marhaban Ya Ramadhan, Andai ini Ramadhan Terakhirku

Marhaban Ya Ramadhan, Andai ini Ramadhan Terakhirku

Dalam hitungan hari kedepan, kaum muslimin seluruh dunia akan kedatangan ‘tamu’ agung yaitu bulan suci ramadhan 1436 H. Bagaimanapun sudah sepantasnya bagi kita untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka menyambut tamu agung itu. Di samping itu, dengan seoptimal mungkin kita luangkan waktu bersamanya, karena yang namanya tamu akan datang dan tak lama akan pergi meninggalkan kita.

Dalam menyambut kedatangan (tarhib) bulan suci ramadhan, BPH Masjid Assyifa dan segenap civitas akdemika FK Unila mengadakan acara tarhib ramadhan dengan tema “Andai ini Ramadhan Terakhirku” pada hari Jumat, 12 Juni 2015 Ba’da sholat jumat (pkl 13.00 WIB) hingga waktu Ashar tiba (pkl. 15.15 WIB) di masjid Assyifa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

 

Acara tersebut berlangsung lancar dan khidmat diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Dr (can). dr. Muhartono, M.Kes, Sp.PA. Selanjutnya adalah acara inti yaitu tausyiah yang disampaikan oleh Ust. Endri, S.Ag, M.H. dengan gaya komunikatif dan santai sehingga para jamaah yang terdiri dari para dosen, karyawan, dan mahasiswa begitu semangat mengikuti tausyiah beliau hingga selesai.

Ust. Endri

Ust. Endri, S.Ag, M.H.

Ust. Endri menyampaikan bahwa modal utama kita dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan adalah iman dan ilmu. “Orang yang beriman akan bahagia dan senang hati menyambut dan menjalankan semua ibadah di bulan ramadhan, sedangkan apabila seseorang merasa berat atau bahkan tidak senang berarti ada masalah pada keimanannya” papar beliau. Ust. Endri juga menyampaikan bahwa Puasa ramdhan adalah ibadah tahunan sehingga terkadang kita lupa ilmu-ilmu seputar ramadhan untuk itu kita harus mempelajari lagi ilmu seputar ibadah ramadhan, coba pelajari hal-hal apa saja yang mebatalkan puasa dan hal-hal yang menggugurkan pahala puasa dan lain sebagainya.

Mari kita persiapkan jiwa dan raga kita sebaik mungkin agar nanti dapat melaksanakan semua ibadah dan kebaikan dengan semaksimalmungkin di bulan suci ramadhan. Bayangkanlah, jika ini adalah ramadhan terakhir kita. (ahm/ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *